Oleh: dodytape | April 21, 2009

Senyum Menangkal Peluru Sedahsyat apapun

P1040810

Ketika datang pertama kalinya di darfur,bgtu turun dari pesawat dan menuju UN’s transit camp,rombongan kontingen FPU INA melewati pos2 penjagaan milik UN military maupun milik GoS.Betapa kami merasakan suasana yg membikin jantung ser2an. Raut2 wajah yg hitam dan sangar menyoroti kehadiran kami. Ditambah lg alat2 tempur disamping mereka,seperti senjata kaliber 12,7mm,RPG(klo di indo namany jantung pisang),kaliber 50mm,meriem,waduh,pokoknya kyk di pilem2 deuh.. Seumpama qt dihadapkan dgn mereka,alamat habislah riwayat kontingen. Karena pernah rombongan patroli Rwanda army,mengalami penyanggongan oleh rebel,yg mengakibatkan 1 APC nya hangus..
Tp,inilah bedanya indonesian people dng yg laen. Terlahir di wilayah Timur yg penuh tata krama dan rada Bonek, menempuh rintangan tersebut dengan 3s,yaitu senyum,sapa,salam. Ditambah lg PeDe..
Dengan waktu yg ga lama, kami dapat menyesuaikan diri dengan alam,dan mampu membuat tatapan garang menjadi bersahabat,membuat moncong senjata ditundukkan,memaksa mereka untuk tersenyum lepas.
Sampai saat ini kami masih bertahan dngan senjata dahsyat tsb. Dan hingga saat ini alhamdulIllah, belum ada yg berusaha melukai kami. Yg ada mereka malah melambaikan tangan dan mengacungkan ibu jari mereka.(bukan 3 jari loh,metal ntar ).
Mudah2an 3s kmi bisa mendamaikan bumi darfur yg sudah lelah tak tersenyum


Tanggapan

  1. Amien Mas, tetapi harus tetap waspada, perubahan situasinya masih sulit ditebak ya, semoga sukses dan selamat kembali di rumah.

    terimakasih Mas Anton atas atensinya…AlhamdulIllah sampai sekarang kami disini masih diberi kesehatan dan lindungan oleh-Nya,sehingga masih terus berusaha mempertahankan nama bangsa…

  2. ya itu senjata ampuh yang dimiliki indonesia,jaga itu dan tetap waspada.kami semua menunggu kalian pulang utuh dan sehat.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori