Oleh: dodytape | Juli 10, 2008

Formed Police Unit Indonesia

Formed Police Unit adalah Unit polisi PBB yang bertugas di daerah misi untuk menjaga perdamaian di negara2 yang dilanda konflik. Formed Police Unit atau yang disingkat dengan FPU beranggotakan personil polisi yang berkemampuan taktis, untuk menghadapi situasi yang tidak bisa di tangani oleh Police Observer.FPU Indonesia lahir setelah adanya permintaan dari PBB kepada POLRI untuk mempersiapkan 140 personil kepolisian untuk di tugaskan di Darfur, Sudan. Permintaan tersebut ditindak lanjuti dengan mengadakan seleksi bagi anggota POLRI, terutama personil Brimob dengan difokuskan kepada kemampuan berbahasa asing(inggris), dengan tidak mengabaikan kesehatan dan fisik, serta kejiwaan. Seleksi tersebut diadakan sejak bulan februari 2006 di Mako Korps Brimob Kelapa Dua,Depok-Jawa Barat. Akhirnya terbentuklah satu kompi taktis yang berasal dari Brimob, dan 1 tim pendukung yang berasal dari Polisi Umum(kewilayahan) yang keseluruhannya berjumlah 138 personil.

Pada bulan Agustus 2006, personil yang tergabung dalam FPU mendapat pelatihan selama 1 bulan lebih dengan mengambil lokasi di Mako Korps Brimob, Kelapa Dua. Berbagai materi diberikan kepada personil FPU yang berkaitan dengan misi perdamaian di daerah misi nantinya.

Keberadaan anggota FPU Indonesia kala itu mengalami ketidakjelasan. Setelah menjalani pelatihan tersebut, anggotanya dikembalikan ke kesatuan masing2. Setelah itu ada yang dikirim penugasan ke Ambon, bahkan ada sebagian kecil personil yang mengajukan mutasi ke Polisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Hingga akhirnya pada bulan November 2007, personil FPU di panggil dan mendapat pelatihan di tempat yang sama selama sbulan lebih(sama juga ya?)di bulan Januari 2008. Namun kali ini pelatihan nya lebih serius. Karena selain sebelum pelatihan, personil FPU mendapat vaksin secara continyu yang keseluruhannya berjumlah 9 kali vaksin, pelatihan yang kedua di ikuti oleh komandan kontingen yaitu AKBP Jhony Asadoma dan wakilnya yakni AKBP. Reinhard Hutagaol.

*)ini acara vaksin-mevaksinnya loh…

*)pelatihan FPU jilid ke-2: patroli pasir di pantai pelabuhanratu

Pada pelatihan yang kedua ini, datang pula tim inspeksi dari PBB atau istilah kerennya PDV(=Pre Deployment Visit)yang di ketuai oleh Mr. Faisal dari Pakistan. Disinilah perlengkapan FPU mulai mendapat perhatian yang serius. Semua kendaraan di pesan dari Negara Luar.

Setelah pelatihan selesai, beberapa personil yang dipercaya sebagai driver dikirim ke Yordania untuk melaksanakan pelatihan mengemudi kendaraan taktis “Vigor”.

Kemudian dalam waktu yang tidak begitu lama, logistik FPU pun diberangkatkan ke Sudan melalui laut dengan menggunakan kapal yang sudah dicarter oleh PBB. Disusul kemudian diberangkatkannya 3 personil FPU ke Sudan untuk pengecekan dan pengurusan administrasi Logistik FPU Indonesia.

Kini yang menjadi kendala adalah sulitnya barang2 logistik FPU Indonesia yang sudah masuk di Port of Sudan untuk digeser ke El-Fashir, North Darfur,yang merupakan daerah misi pasukan FPU Indonesia si Sudan. Situasi keamanan yang tidak menentu di Sudan menjadikan pergeseran Logistik menjadi terhambat dan menyebabkan tertundanya keberangkatan 140 personil FPU ke daerah misi.

FPU Indonesia jilid 1 masih menunggu keberangkatannya, dan menunggu informasi dari the Three Musketeers yang masih mengusahakan pergeseran logistik agar cepat kelar.(*mohon ijin komandans…)

” Jayalah POLRI ku……BerangkatLah FPU….!!!!”

____FPUers on screenshoot!!!!_________


Tanggapan

  1. FPU MANTAPP…


Beri tanggapan

Your response:

Kategori